Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Baru di STIP Jakarta untuk Percepatan April 2026

Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Baru di STIP Jakarta untuk Percepatan April 2026 – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan peninjauan langsung ke calon lokasi Sekolah Rakyat di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Marunda, sebagai bagian dari percepatan pembukaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto .

Baca Juga: Sekolah Rakyat Tambahan Dibuka April 2026, Wamensos: Ini Perintah Presiden Prabowo

Peninjauan ini merupakan rangkaian dari upaya pemerintah membuka tambahan Sekolah Rakyat rintisan yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026 . Program ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang putus sekolah atau bahkan belum pernah mengenyam pendidikan formal .

Sinergi Lintas Kementerian

Pemanfaatan gedung STIP menjadi salah satu bentuk sinergi lintas kementerian dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat. Selain STIP, pemerintah juga menggunakan fasilitas dari sejumlah kementerian dan lembaga lain, seperti

Kapasitas 10 Titik Sekolah Rakyat

Secara keseluruhan, pemerintah telah menyiapkan 10 titik Sekolah Rakyat di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Titik-titik ini tersebar di beberapa lokasi strategis, di antaranya:

Dari 10 titik ini, diperkirakan mampu menampung sekitar 1.000 siswa . Lokasi STIP sendiri dipilih karena dinilai strategis dan memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar serta asrama.

Metode Penjangkauan Siswa

Gus Ipul menegaskan bahwa proses perekrutan siswa Sekolah Rakyat tidak dilakukan melalui pendaftaran terbuka. Pemerintah menerapkan metode penjangkauan langsung ke masyarakat .

“Tidak ada pembukaan pendaftaran, yang ada adalah penjangkauan. Kita datangi rumahnya, kita verifikasi, lalu kita ajak orang tuanya,” ujar Gus Ipul .

Dari data sementara, puluhan calon siswa telah dijaring. Bahkan, sebagian dari mereka ditemukan langsung di jalanan, seperti anak-anak yang mengamen atau membantu orang tua bekerja . Hal ini mencerminkan bahwa target sasaran program adalah anak-anak yang selama ini belum tersentuh akses pendidikan.

Target 166 Sekolah Rakyat di 2026

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijata menargetkan penambahan jumlah Sekolah Rakyat menjadi lebih dari 166 titik pada tahun 2026 . Jumlah ini meningkat dari 100 sekolah yang telah dibangun pada tahun sebelumnya.

Target ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menginginkan setiap kota/kabupaten minimal memiliki satu Sekolah Rakyat . Program ini menjadi prioritas nasional dalam upaya menghapus kemiskinan ekstrem dan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Momen Haru Calon Siswa

Dalam kunjungan peninjauan di lokasi Sekolah Rakyat lainnya di Pejompongan, terjadi momen haru ketika salah satu calon siswa, Muhammad Al Jabar (15), tak kuasa menahan tangis saat bertemu Seskab Teddy. Dengan suara lirih, ia menyampaikan keinginannya, “Saya ingin sekolah, Pak” .

Kisah Al mencerminkan arti penting program Sekolah Rakyat bagi anak-anak yang selama ini terputus akses pendidikannya. Ia berharap bisa menempuh pendidikan di STIP untuk meraih cita-citanya .

Komitmen Presiden Prabowo

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyatakan bahwa percepatan pembukaan Sekolah Rakyat ini merupakan perintah langsung Presiden Prabowo . Beliau meminta agar sekolah tambahan ini sudah beroperasi pada April 2026, tanpa menunggu tahapan reguler yang lebih panjang.

“Beliau meminta bulan April ini harus sudah buka,” tegas Agus Jabo .

Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa anak-anak Indonesia, terutama dari keluarga prasejahtera, memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan layak dan meraih mimpi mereka .

Tinggalkan komentar