Hari Kedua UTBK ISBI Bandung: Nihil Kecurangan & Ramah Disabilitas – Bandung – Memasuki hari kedua pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, pelaksanaan ujian berlangsung lancar. Pihak panitia melaporkan nihil temuan kecurangan. Selain itu, ISBI Bandung juga menonjolkan komitmennya terhadap ujian yang inklusif dengan menyediakan layanan ramah disabilitas .
Baca Juga: Fakta-fakta Baru Kecurangan Peserta UTBK Undip dengan Alat di Telinga
Pelaksanaan Hari Kedua Berjalan Lancar
Ketua Pelaksana UTBK-SNBT ISBI Bandung, Indra Ridwan, mengonfirmasi bahwa hingga hari kedua ujian, belum ada laporan atau temuan terkait kecurangan seperti penggunaan joki atau alat bantu ilegal . Hal ini tidak terlepas dari sistem pengawasan berlapis yang diterapkan panitia.
Tahun ini, ISBI Bandung memfasilitasi sebanyak 8.247 peserta, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 6.603 orang . Ujian digelar di dua lokasi, yaitu Kampus ISBI Bandung dan Universitas Teknologi Bandung (UTB), dengan total 18 ruang ujian yang dilengkapi fasilitas ber-AC, CCTV, serta jaringan internet stabil .
Strategi Baru Cegah Joki
Untuk menekan potensi kecurangan, tahun ini panitia pusat menerapkan sistem lokasi ujian dirahasiakan hingga mendekati hari-H. Peserta hanya bisa memilih kota ujian, tanpa mengetahui detail lokasi dan jadwalnya saat pendaftaran .
“Tahun lalu peserta tahu lokasi dan jadwalnya, celah itu yang dimanfaatkan joki. Sekarang mereka tidak tahu, sehingga tidak bisa menjoki beberapa orang dalam satu waktu,” jelas Indra .
Selain itu, ISBI Bandung juga melakukan identifikasi pola pendaftaran mencurigakan, seperti peserta yang memilih jurusan kedokteran namun mendaftar di kota yang jauh dari domisilinya. Sebelum masuk ruang ujian, setiap peserta juga wajir difoto sebagai bentuk verifikasi identitas tambahan .
| Indikator | Data ISBI Bandung 2026 |
|---|---|
| Total Peserta | 8.247 orang |
| Lokasi Ujian | ISBI & UTB (2 titik) |
| Ruang Ujian | 18 ruang (AC, CCTV) |
| Peserta Disabilitas | 20 orang |
| Status Kecurangan | Nihil (per hari kedua) |
Fokus pada Ujian Ramah Disabilitas
Salah satu sorotan utama pelaksanaan UTBK di ISBI Bandung adalah komitmennya terhadap pendidikan inklusif. Dari total peserta, terdapat 20 peserta disabilitas, yang terdiri dari 13 penyandang tunarungu dan 7 tunadaksa .
Untuk memfasilitasi mereka, ISBI menyediakan ruangan khusus serta pendamping pembaca soal bagi yang membutuhkan. “Kami identifikasi dulu tipenya, misalnya dengar atau tunadaksa, baru kami sesuaikan layanannya,” ujar Indra .
Dengan kombinasi pengawasan superketat dari sisi anti-kecurangan dan perhatian khusus pada kebutuhan penyandang disabilitas, ISBI Bandung berupaya menjadi pusat UTBK yang adil, transparan, dan humanis. Ujian ini akan berlangsung hingga 30 April 2026 .